MATARAM – General Manager PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) Sucipto Marijan mengakui perusahaan yang dipimpinnya belum bergabung di dalam Indonesia Mining Association. Tetapi ia sudah menghubungi Direktur Eksekutif Indonesian Mining Association (IMA), Syahrir AB untuk dapat bertemu dan menjelaskan duduk persoalan SMN.
MATARAM – Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bulan Nopember 2011 mencapai US $ 101.794. Angka ini mengalami penurunan sebesar 99,94 persen jika dibandingkan ekspor Oktober 2011 yang mencapai US $ 175.991.992.
MATARAM – Selama 11 bulan (Januari-Nopember 2011) para TKI asal Nusa Tenggara Barat (NTB) menyumbang devisa sebanyak Rp465.976.786.282,36 atau Rp465,976 miliar. Mereka, berdasar data Bank Indonesia, setidaknya bekerja di 12 negara. Terbesar dikirimkan para TKI yang berada di Saudi Arabia Rp263.091.614.481,17 atau Rp263,091 miliar (56,46 persen) disusul dari Malaysia Rp8.806.857.725,59 atau Rp8,80 miliar (1,89 persen).
MATARAM – Jum’at, siang 30 Desember 2011, General Manager PT Sumber Mineral Nusantara Sucipto Marijan, perusahaan yang memegang izin usaha pertambagan (IUP) emas di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima dari Bupati Bima Ferry Zulkarnain berbicara masalah perusahaannya. Selama hampir 30 menit, Sucipto Marijan menjelaskan rencana usahanya yang kini terbengkalaI akibat hasutan pihak luar.
MATARAM – Pemerintah Indonesia harus menyiapkan peraturan pemerintah (PP) terlebih dahulu jika menginginkan Research In Motion (RIM) Company memiliki data center di Indonesia. Sampai saat ini, PP tersebut belum pernah tersedia. Dan RIM juga tidak memiliki kewajiban untuk mendirikan pabrik black berry di Indonesia.
MATARAM – Sampai hari iniUpah Minimum Provinsi Nusa Tenggara Barat (UMP NTB) belum ditetapkan oleh Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengusulkan Rp975 ribu naik Rp25 ribu dari tahun sebelumnya 2011 sebesar Rp950 ribu, Sedangkan Asosiasi pengusaha Indonesia (APINDO) mengusulkan naik Rp10 ribu menjadi Rp960 ribu dan sebaliknya Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) NTB meminta Rp1,22 juta berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) daerah kabupaten kota terendah di NTB yaitu Lombok Timur.
MATARAM – Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami penurunan 10,13 persen atau US $ 19,84 juta atau sekitar Rp180,54 miliar jika kurs dolar diperhitungkan Rp9.100. Kalau bulan September 2011 nilai ekspor sejumlah US $ 195,83 juta atau Rp1,78 triliun menurun menjadi US $ 175,99 juta atau Rp1,60 triliun.