Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Saturday, 29 March 2008 • KESEHATAN

MATARAM - Meskipun secara nasional Nusa Tenggara Barat (NTB) di urutan ke-25 jumlah kasus HIV-Aids, namun penderitanya sangat merata. Kalau sebelumnya hanya diderita oleh wanita pekerja seksual atau pekerja wisata, tetapi kini juga menjangkiti tukang ojek. Ini disebabkan mereka menggunakan jarum suntik narkoba (Injection Drug User-IDUs). Petani asli, ibu rumah tangga, TKI/TKW yang baru pulang bekerja dan polisi pun juga ada yang menjadi penderitanya.

Kasus HIV/Aids di NTB tersebut dikemukakan oleh Kepala Bagian Kesehatan Biro Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Provinsi NTB yang juga Ketua Sekretariat Komisi Penanggulangan Aids Provinsi NTB Rohmi Khoiriyati dan Kepala Sub Dinas Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan NTB Moch.Ismail, Sabtu (29/3). ”Semua penderita HIV-Aids yang ditemukan bukan orang asing, tetapi orang dari daerah sendiri,” kata Rohmi. 90 persen adalah berasal dari Lombok, Sumbawa dan Bima.

Menurut Rohmi, pengungkapan data penderita HIV-Aids di NTB bisa dipertanggung jawabkan. Datanya bisa diperoleh di empat Voluntary Conseling Testing (VCT) yang berada di Mataram dan Praya Lombok Tengah. Dikatakannya bahwa pengguna narkoba tidak hanya berasal dari kalangan keluarga mampu tetapi juga berasal dari pedesaan. ”Buktinya dari 10 orang yang diidentifikasi, ternyata tujuh orang didapati positif,” ujarnya.

Selama setahun terakhir ini, kepada para TKI/TKW yang tiba di Bandara Selaparang di Mataram juga dilakukan survey acak tanpa diketahui namanya hanya menyantumkan asal daerahnya. Dari survey tersebut ditemukan ada tujuh orang TKI/TKW Lombok Tengah yang menderita HIV. Kepala Sub Dinas Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan NTB Moch.Ismail menjelaskan bahwa survey dilakukan menggunakan metode zero. ”Tidak by name tetapi by district,” ucapnya.

Dari jumlah penderita, tercatat peningkatannya cukup mencolok. Kalau 2006 penderita baru HIV-nya 23 maka 2007 sebanyak 49 orang. Sedangkan Aids-nya dari semula 15 orang menjadi 21 orang. Secara kumulatif, jumlah kasusnya hingga Pebruari 2008 tercatat sebanyak 114 orang menderita HIV dan 57 orang terkena Aids. Dari sembilan kota-kabupaten se NTB, terbanyak ditemukan di kota Mataram (49-33), Lombok Timur (23-6), Sumbawa Barat (17-4), Lombok Barat (12-8). Hanya kota Bima yang belum ada laporan kasusnya.(supriyantho khafid)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com